Seorang ulama memang biasanya identik dengan ceramah dan khutbah di depan mimbar, berbeda dengan yang satu ini.
Sebut saja ulama tersebut bernama Fulan, beliau tiap hari memancing bersama masyarakat sekitar. Masyarakat yang rata-rata awam akan paham keagamaan dan lebih suka memancing daripada shalat.
Tiap kali si Fulan datang kesana untuk memancing pasti selalu dapat ikan besar dan banyak.
"Gue heran, kira-kira tuh orang punya jampi-jampian apa ya?" Celetuk salah satu warga yang suka memancing.
Para mancing mania pun dibuat penasaran akan hal ini. Maka mereka pun menyelidiki ada "jimat" apa yang dimiliki si Fulan. Si Fulan tiap kali adzan berkumandang beliau berhenti memancing, hal itu pun dituruti para pemancing lain karena dianggap itu sebagai salah satu rahasianya.
Dan ketika selesai adzan beliau pergi dari tempat pemancingan yang dianggap mereka sebagai waktu istirahat, maka mereka para pemancing mania pun melakukan hal sama.
Tapi tetap saja mereka tak bisa mendapatkan ikan yang banyak seperti si Fulan. Lalu, karena penasaran salah satu dari mereka bertanya ke si Fulan. "Saya heran, anda kok bisa mendapatkan ikan terus dengan mudah sementara yang lain kesulitan?" Tanya salah satu pemancing.
"Itu semua atas ijin Allah..." Jawab si Fulan dengan santai.
"Allah...?" Si pemancing kebingungan karena tak pernah tahu soal agama.
Maka si Fulan pun menjelaskan tentang Islam dan Allah Swt. Hari kian hari masyarakat pun semakin penasaran, bukan penasaran pada kegiatan mancing tapi penasaran akan Allah swt dan Islam. Sampai sekarang daerah itu pun jadi daerah yang taat akan keagamaan nya, daerah yang Masjid nya selalu penuh. Tak pernah terlihat perempuan-perempuan gadis di siang hari kecuali saat akan shalat maghrib mereka beramai-ramai mengaji. Daerah di salah satu kota yang dikenal dengan kota santri.
Subhanallah, Itu semua atas ijin Allah swt. :)







0 comments:
Post a Comment